Pengiriman Penawaran Kenapa Harus di hari terakhir?

Mungkin sudah bukan hal baru lagi, dan mungkin ini juga banyak di alami oleh rekan-rekan pengelola LPSE yang lain. Rata-rata Penyedia / rekanan yang akan mengikuti kegiatan pelelangan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) selalu melakukan pengiriman di hari terakhir batas akhir pengiriman penawaran, misalkan penawaran di tutup pada pukul 09.59  dan akan di buka pada pukul 10.00, maka akan banyak rekanan yang sibuk mendatangi ruang bidding LPSE mulai dari pukul 08.00 atau bahkan sudah nangkring di depan kantor LPSE sejak pukul 06.00 Pagi. Pertanyaan saya : Pengiriman Penawaran Kenapa Harus di hari terakhir?

Untitled

Padahal Di dalam proses pengiriman penawaran LKPP memperingatkan melalui Aplikasi LPSE bahwa pengiriman pada menit terakhir dapat menimbulkan kemungkinan kegagalan pengiriman.

Pola Pemikiran yang masih mengacu pada pemasukan penawaran manual melalui box masih hinggap di pikiran sebagian penyedia / rekanan, padahal LKPP menjamin kerahasiaan dari dokumen penawaran yang di kirim rekanan meskipun jauh-jauh hari sudah di kirim.

Semoga hal ini tidak terjadi lagi, karena menurut saya yang di rugikan adalah rekanan itu sendiri, ketika di akhir batas baru mengirimkan kemudian ternyata pengirimannya gagal di karenakan waktu yang sudah mepet.

Mari kita hindari sikap seperti ini. Kirimkan segera dokumen penawaran anda sebelum batas akhir.

Salam E-procurement

2 pemikiran pada “Pengiriman Penawaran Kenapa Harus di hari terakhir?

  1. ijin tanya pak…kalo saya mau bikin kontrak konsultan perencana dengan nilai kontrak 65 juta itu pake Surat Perjanjian Atao Pake SPK atau PAke kedua2nya..karena saya liat do dokumen pemilihan yg standard sbd itu format lampiran kontraknya ada dua2nya..

    1. Dijelaskan pada pasal 55 ayat 5 Perpres 70 Tahun 2012 Tentang Perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010
      Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dimana Surat Perjanjian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d, digunakan untuk Pengadaan Barang/ Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai diatas Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan untuk Jasa Konsultansi dengan nilai diatas Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah). karena nilai kontrak bapak 65 juta maka pake Surat Perjanjian pak.. terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s